Image of Pendokumentasian dan Perekaman Data Candi Kimpulan Yogyakarta

LAPORAN STUDI

Pendokumentasian dan Perekaman Data Candi Kimpulan Yogyakarta



Salah satu peninggalan Benda Cagar Budaya (BCB) yang baru-baru ini sering muncul dalam pemberitaan adalah penemuan candi yang berada di dalam Kompleks Universitas Islam Indonesia (UII) di Jalan Kaliurang Km.14,5 Yogyakarta. Menurut sumber yang ada, temuan candi tersebut merupakan salah satu temuan yang paling sempurna kondisinya. Dokumentasi sebagai salah satu kegiatan dalam rangka pelestarian dan perekaman data candi tersebut terus dilakukan. Salah satu usaha yang dilakukan adalah perekaman data dan pendokumentasian dengan aplikasi 3D Laser Scanner Photogrammetry. Kajian ini dilaksanakan untuk meningkatkan dan mengembangkan sistem pendokumentasian dan perekaman data obyek Benda Cagar Budaya khususnya Candi Kimpulan. Tujuan kegiatan ini adalah diperolehnya data teknis yang akurat, informatif dengan akurasi yang tinggi sampai pemodelan 3 dimensi yang nantinya data tersebut dapat digunakan sebagai base data untuk pelaksanaan rekonstruksi dan pemugaran.

3D Laser Scanner adalah metode perekaman data/dokumentasi dengan akurasi yang sangat tinggi, detail dan akurat, menggunakan sistem laser yang merekam data 3 Dimensional (x,y,z) permukaan obyek tanpa menyentuh/bersinggungan langsung dengan obyek itu sendiri.

Dari kegiatan pendokumentasian dan perekaman data Candi Kimpulan Yogyakarta dengan aplikasi 3D Laser Scanner Photogrammetry yang meliputi luas area scan kurang lebih 5307 meter persegi, lama perekaman 39 jam (3 hari), titik berdiri 6 titik, spasi scan 6-8 mm, jumlah point cloud 41.368.650 point. Secara teknis lingkungan Candi Kimpulan berada di elevasi muka tanah kurang lebih 326 m dpl, dengan maifeld candi berada di bawah permukaan tanah sedalam kurang lebih 5,50 m dari elevasi 326,339 m dpl. Candi induk mempunyai dimensi 6x6 m, candi Perwara 6x4 m, jarak antara candi induk dan candi perwara 3 m, dan situs ini diperkirakan mempunyai pagar keliling berbentuk bujur sangkar dengan jarak 24 m antar pagar yang dibuktikan dengan galian pagar keliling disebelah barat dan temuan patok candi diantara candi induk dan candi perwara depan candi induk. Candi ini mempunyai keunikan, struktur candi saat ditemukan dalam kondisi utuh, tidak berserak. Hal itu berbeda dengan Candi Prambanan maupun Candi Sambisari yang saat ditemukan agak berserak. Fragmen (serpihan) yang ditemukan terkubur di tanah area Candi Kimpulan ini juga beragam, ditemukan puluhan fragmen emas, perak, manik-manik, hingga mangkuk perunggu. Ditemukan juga mata uang perak dan lempeng emas. Ada 12 umpapk atau landasan atap candi yang bisa dijumpai, ada 11 umpak diantaranya pada bagian bawah ditemukan mangkuk perunggu. Situs Kimpulan dapat memberikak daya tarik edukasi yang bersifat Site Open Museum dalam bidang arkeologi dan bagi ilmu yang berkaitan dengan masalah konservasi batu, susun coba (anastylosis) batu candi, sejarah bencana alam dan media percontohan bagi penerapan "Pendekatan konstekstualisme dan infill design pada arsitektur baru (perpustakaan) agar menyatu dengan candi " sehingga candi tidak lagi mempunyai kesan angker, ada interaksi positif dengan lingkungan, dan dapat memberikan nilai pendidikan.


Ketersediaan

LS0344LS 930.1 PEN pPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Tersedia
LS0518LS 930.1 PEN pPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Tersedia
LS0680LS 930.1 PEN pPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
LS 930.1 PEN p
Penerbit BALAI KONSERVASI PENINGGALAN BOROBUDUR : Magelang.,
Deskripsi Fisik
vii; 30 hlm; 29 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
930.1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya